Posted on 26-10-2019 | Oleh : Febriarti Khairuniisa

Bintang Sejahtera, Mataram - Ini adalah kata-kata super magic dan powerful yang pertama kali kami dengar dari DR. Somethai, Pemilik Perusahaan Recycling Wong Panit di Thailand pada saat Founder Bintang Sejahtera dan APDUPI berkunjung ke Wong Panit Headquarter pada Agustus 2016, 3 tahun lalu.

Perjuangan beliau selama 45 tahun membesarkan bisnis daur ulang dari hanya bermodal sepeda dan pick up tua menjemput sampah door to door ke rumah warga hingga kini telah menjadi Perusahaan Besar yg memiliki 1400 cabang lebih di seluruh Thailand, merambah ke negara tetangga di Asia, bahkan 4 cabangnya bisa beroperasi bahkan hingga ke Amerika Serikat.

Tak heran Thailand bisa bersih dari sampah. Padahal dulunya Thailand juga punya masalah sampah yg cukup serius juga. Selain karena Pemerintahnya memang serius menuntaskan masalah sampah, ada sistem franchise bisnis daur ulang yg terbukti berhasil memberdayakan masyarakat untuk rutin setiap pekan atau 2 pekan sekali melakukan tabungan sampah dan pembayaran sampah cash and carry. Volume sampah anorganik yang terserap dan terkelola di setiap kantor Wong Panit mencapai 50 ton (di Cabang) dan 5-10 ton (di Unit) per minggu... sekali lagi ini jumlah PER MINGGU ya guys. Tinggal kalikan 1400 kantor Wong Panit, maka volume sampah terkelola bisa mencapai 35.000 - 50.000 ton per minggu. Nah silahkan dikalikan nilai ekonomi sampahnya, pakai rupiah aja deh biar gampang, ambil nilai yg terendah aja Rp. 1.000. So ada 50 M omzet per minggu, apalagi setahun ye, ini perputaran duit ga da habisnya.

Lapangan kerja yang sudah tercipta dari Bisnis Daur Ulang ini jumlahnya ada ratusan ribu posisi. Bisnis padat karya berorientasi ekonomi, lingkungan dan sosial. Bayangkan kalau semua sumberdaya dan sumberdana ini tidak termanfaatkan secara baik dan optimal seperti yg ada di negeri kita Indonesia tercinta. Sayang sekali bukan, potensi ini berserakan di jalanan, terbuang percuma bahkan jadi sumber masalah ke selokan, sawah, sungai dan laut yg jadi sumber penghidupan rakyat Indonesia.

Oya, menariknya lagi di setiap kantor Wong Panit, ada layanan tabungan sampah menjadi emas dan undian bagi para pelanggan. Nasabah yang paling aktif menyetorkan sampah akan mendapatkan keping-keping emas batangan. Luar biasa sekali bukan?

Nah, ini bisa banget kita contoh kawan-kawan. SAMPAH itu adalah SUMBERDAYA yang harus kita perlakukan selayaknya sumberdaya yg lain, harus kita sayangi dan kumpul pilah olah dengan baik. Maka pasti sampah akan memberikanmu banyak manfaat.

Alhamdulillah melalui Program NTB Zero Waste mari kita turut menyebarluaskan pemikiran hebat out of the box dari ahlinya ahli, core of the core, yaitu bahwa SAMPAH adalah SUMBERDAYA yang BELUM KITA MANFAATKAN.

So masih baper dengan sampah?

Orang keren ya orang yang kelola sampah â™»â™»â™»


Bagikan Yuk