Posted on 18-03-2019 | Oleh : Agus Salim

Bintang Sejahtera, Mataram – Ratusan nasabah Bank Sampah Unit menghadari Sosialisasi Ubah Sampah Menjadi Emas, kegiatan ini untuk mengajak seluruh nasabah untuk beinvestasi dari hasil penjualan sampah. Progam ini merupakan kerjasama Bintang Sejahtera NTB dengan PT. Pegadaian (Pesero) Area Ampenan. Hadir dalam sosialisasi ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DHLK) Provinsi NTB Ir. Madani Mukaram dan Kepala DHLK Kota Mataram Irwan Rahadi. 
Arif Hanani Menejer Penjualan PT. Pegadaian Syariah(Pesero) Area Ampenan mengatakan, Pegadaian selaku BUMN ingin turut berpartisipasi untuk masyarakat dan lingkungan. Oleh karena itu, pihaknya berkolaborasi dengan Bank Sampah untuk mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah dan manfaat sampah. Selain it, hal penting yang pihaknya ingin sosialisasikan dan edukasi adalah agar masyatakata memahami manfaat berinvestasi emas. 
Ia menambahkan, nasabah Bank Sampah selain bisa mengumpulkan sampah dan mengubah sampah tesebut menjadi rupiah, mereka juga bisa mengubah sampah menjadi emas. Sudah mengumpulkan sampah dan menjadi rupiah. Kegiatan investasi ini untuk memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Pihaknya akan membantu nasabah ini dalam bentuk tabungan emas. Hal ini agar nasabah bisa mengolah keuntungan yang didapatkan dari hasil menjual sampah agar bisa di investasikan untuk masa depan. 
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DHLK) Provinsi NTB Ir. Madani Mukaram mengatakan, pemerintah menyambut baik program dari PT. Pegadiaan Syariah ini untuk menunjang program pemerintah Menuju NTB Zero Waste. Pihaknya terus mengajak semua lapisan untuk segera bergerak untuk mengatasi masalah persampahan di NTB.
Sementara itu, Kepala DHLK Kota Mataram Irwan Rahadi mengatakan,gerakan Bank Sampah ini menjadi  kebangaan semua pihak untuk bisa sama-sama mewujudkan program zero waste. Progam bebas sampah ini untuk mengurangi jumlah timbulan sampah dari sumber dan bisa dimanfaatkan.
Ia menambahkan, dari 400 ton/sampah yang dihasilkan di Kota Mataram, sebanyak sebanyak 283 ton/hari  sampah yang masuk ke TPA. Diharapkan dengan adanya Bank Sampah ini bisa mengelola sampah dan menguangi potensi sampah di Kota Mataram. Oleh karena itu, peran Bank Sampah harus dihidupkan sebanyak-banyaknya.


Bagikan Yuk