Posted on 26 Februari 2019 | Oleh : Agus Salim

Bintang Sejahtera, Mataram - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengadakan pertemuan dengan Pelaku Usaha Daur Ulang dan Pengurus Bank Sampah Unit se-Pulau Lombok. Pertemuan ini guna membahas terkait sumber bahan baku, kebijakan dan pasar dari sampah daur ulang.

Pertemuan ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DHLK).  Hal-hal yang menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan ini diantaranya sumber bahan baku, kebijakan dan pasar. Turut hadir sebagai pemateri Kepala Dinas LHK Provinsi NTB Ir. Madani Mukarom, BSc., F, M. Si. Selain itu, Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (Adupi) Christine Halim dan Ketua DPP Adupi H. Asrul Hoesien. 

Madani mengatakan, saat ini NTB menghasilkan sebanyak 3.500 ton sampah perhari. Sampah yang saat ini bisa dikelola  sebanyak 18-20 persen. Data ini berdasarkan atas jumlah timbulan sampah yang masuk ke TPA. Sedangkan sisanya masih belum bisa dikelola secara baik.

Ia menambahkan,  hal yang paling mendasar dalam pengelolaan sampah adalah kesadaran masyarakat. 

Sementara itu, H. Asrul Hoesain dari DPP Asosiasi Daur Ulang Plastik mengatakan total sampah yang dihasilkan di Indonesia 130.000 ton tiap hari. Jumlah timbulan sampah yang saat ini bisa tertagani hanya mencapai 18 persen. Oleh karena itu, ia mengajak agar masyarakat berpikir sampah itu bukan masalah tapi peluang dan sebagai Sumber Ekonomi Baru Madyarakat dan Pemasukan PAD.


Bagikan Yuk

Berita Terbaru


Masa Siaga Darurat Non Bencana COVID-19, Bintang Sejahtera Menerapkan ...

Menyapa Kembali Desa Hu'u dan Desa Jala di Kabupaten Dompu...

Bintang Sejahtera Lebarkan Sayap ke Manggarai, Nusa Tenggara Timur...

Bintang Sejahtera Jelajahi Pulau-pulau Timur Indonesia: Yuk Kelola Sam...

Bintang Sejahtera menyapa Pulau Sumbawa...

Peresmian The Gade Clean & Gold (Memilah Sampah Menabung Emas) di Batu...

Kunjungan Bapak Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koordinator Kemaritima...

Peresmian The Gade Clean and Gold Untuk Mensukseskan NTB Zero Waste 20...

Waste is actually left abandoned and unutilized RESOURCES (DR. Sometha...

Rencana Program Kerjasama Merubah Plastic Waste to Oil (BBM) dengan Te...

Silaturrahmi dan Halal bi Halal Bank Sampah se-Pulau Lombok...

Miniatur Masjid Dari Sampah Botol Plastik Bank Sampah Sutra KLU...

Semangat Zero Waste 2023 [ Bagian 1 ] Oleh Syawaludin. S.E....

Bintang Sejahtera NTB Kerjasama Dengan PT. STM Kembangkan Bank Sampah ...

Seminar Nasional & Lokakarya Sirkular Ekonomi Pengelolaan Sampah - Lom...

Kerjasama Dengan Bintang Sejahtera, PT. Pegadaian Syariah Area Ampenan...

Dukung NTB Zero Waste, Bintang Sejahtera NTB Fasilitasi Pembentukan As...

Merajut Kresek Bernilai Ekonomi Ratusan Ribu Rupiah...

Gubernur NTB Harapkan Tiap Desa Miliki Bank Sampah...

Resmikan Program Satu Desa Satu Pengolahan Sampah, Ummi Rohmi: Semua P...

Temu Pelaku Usaha Daur Ulang NTB Menuju NTB Zero Waste...

Penandatanganan MoU kerjasama program pengelolaan sampah berbasis kelu...

Bintang Sejahtera Kedatangan Puluhan ASN dan Akademisi Untuk Belajar U...

Bintang Sejahtera NTB Ikuti Workshop Innovative Waste Management...

Menjadi Narasumber di Hadapan SKPD, Syawaludin Sampaikan 5 Poin Penduk...