Posted on 21 Januari 2019 | Oleh : Agus Salim

Bintang Sejahtera, Mataram – Syawaludin SE, Direktur Bintang Sejahtera NTB menjadi nara sumber pada program Bimtek Peningkatan Pelayanan Masyarakat Zero Waste di Lingkup Bappenda Provinsi NTB. Kegiatan ini dihadiri oleh SKPD Lingkup Provinsi NTB dan dihadiri oleh puluhan peserta dari SKPD dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM). Ia menyampaikan, ada lima poin penting sebagai pendukung program Zero Waste. poin-poin  tersebut terdiri dari kesadaran, infrastruktur, regulasi, anggaran dan kelembagaan.
Syawaludin menambahkan,  Bintang Sejahtera NTB mendukung penuh program Zero waste ini. Peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya mengurangi timbulan sampah melalui sosialisasi ke desa-desa, memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah dari dasar, yakni rumah tangga. Saat ini Bintang Sejahtera NTB aktif melakukan pendampingan kepada 140 Unit Bank Sampah yang tersebar di Kabupaten dan Kota di Pulau Lombok. 
Selain sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, Bintang Sejahtera NTB juga secara mendorong masyarakat di setiap desa yang dikunjungi untuk membentuk Unit Bank Sampah. Unit Bank Sampah ini dinilai mampu untuk mengurangi timbulan sampah dan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat, baik untuk nasabah maupun pengurus Bank Sampah itu sendiri.
Bersama dengan Bintang Sejahtera NTB, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB dan Bandan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB. Dinas LHK Provinsi NTB dalam hal ini diwakili oleh Dr. Ahmad Fathoni, Kepala Bidang Penataan dan Pengelolaan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB  mengatakan, Pemprov NTB pada saat HUT ke 60 Tahun NTB meluncurkan program Zero Waste. Saat ini, setiap SKPD di Lingkup Provinsi NTB diwajibkan untuk mendukung program Zero Waste ini. Dimana setiap SKPD diminta untuk melakukan pemilhan, pengurangan pengunaan media plastik dan melakukan pemilahan sampah di area kantor mereka masing-masing.


Bagikan Yuk

Berita Terbaru


Masa Siaga Darurat Non Bencana COVID-19, Bintang Sejahtera Menerapkan ...

Menyapa Kembali Desa Hu'u dan Desa Jala di Kabupaten Dompu...

Bintang Sejahtera Lebarkan Sayap ke Manggarai, Nusa Tenggara Timur...

Bintang Sejahtera Jelajahi Pulau-pulau Timur Indonesia: Yuk Kelola Sam...

Bintang Sejahtera menyapa Pulau Sumbawa...

Peresmian The Gade Clean & Gold (Memilah Sampah Menabung Emas) di Batu...

Kunjungan Bapak Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koordinator Kemaritima...

Peresmian The Gade Clean and Gold Untuk Mensukseskan NTB Zero Waste 20...

Waste is actually left abandoned and unutilized RESOURCES (DR. Sometha...

Rencana Program Kerjasama Merubah Plastic Waste to Oil (BBM) dengan Te...

Silaturrahmi dan Halal bi Halal Bank Sampah se-Pulau Lombok...

Miniatur Masjid Dari Sampah Botol Plastik Bank Sampah Sutra KLU...

Semangat Zero Waste 2023 [ Bagian 1 ] Oleh Syawaludin. S.E....

Bintang Sejahtera NTB Kerjasama Dengan PT. STM Kembangkan Bank Sampah ...

Seminar Nasional & Lokakarya Sirkular Ekonomi Pengelolaan Sampah - Lom...

Kerjasama Dengan Bintang Sejahtera, PT. Pegadaian Syariah Area Ampenan...

Dukung NTB Zero Waste, Bintang Sejahtera NTB Fasilitasi Pembentukan As...

Merajut Kresek Bernilai Ekonomi Ratusan Ribu Rupiah...

Gubernur NTB Harapkan Tiap Desa Miliki Bank Sampah...

Resmikan Program Satu Desa Satu Pengolahan Sampah, Ummi Rohmi: Semua P...

Temu Pelaku Usaha Daur Ulang NTB Menuju NTB Zero Waste...

Penandatanganan MoU kerjasama program pengelolaan sampah berbasis kelu...

Bintang Sejahtera Kedatangan Puluhan ASN dan Akademisi Untuk Belajar U...

Bintang Sejahtera NTB Ikuti Workshop Innovative Waste Management...

Menjadi Narasumber di Hadapan SKPD, Syawaludin Sampaikan 5 Poin Penduk...