Posted on 2018-11-08 | Oleh : Admin

Bintang Sejahtera,  Mataram –  Pengurus Bank Sampah di 15 Desa Binaan program Kemitraan antara PT. HM Sampoerna Tbk dengan Bintang Sejahtera NTB mengikuti Workshop Pengembangan Pengelolaan Sampah Daur Ulang Melalui Bank Sampah Selasa (6/11). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara masing-masing Bank sampah. Rangkaian kegiatan workshop ini terdiri dari Pengenalan program terkait Non Tobacco Related Material (NTRM) yang merupakan program dari PT. HM Sampoerna, praktik administrasi dan manajemen Bank Sampah serta praktik pemilahan sampah daur ulang langsung di Reland Center Bintang Sejahetera NTB.

Non Tobacco related Material merupakan kampanye program nol sampah dari PT. HM Sampoerna Tbk. Sejauh ini, pihak pemasok tembakau kerap kali menerima tembakau dari petani bercampur dengan sampah plastik sehingga tembakau yang telah dibeli dari petani terpaksa untuk dikembalikan lagi.

Harapannya dengan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Usaha Bank Sampah ini bisa menjadi mata pencaharian tambahan para petani sebelum musim tembakau tiba. Selain itu, Bank Sampah ini nantinya diharapkan bisa menjadi alternatif untuk mengurangi sampah plastik tercampur dengan tembakau yang sudah dikemas atau Non Tobacco Related Material.

Sebelumnya Tim Bintang Sejahtera NTB kegiatan sosialisasi kepada pengurus Bank Sampah yang dihadiri pula oleh Pemerintah Desa dan Tokoh Masyarakat di masing-masing desa. Saat ini, telah terbentuk Bank Sampah di 15 Desa Binaan PT. HM Sampoerna, sejauh ini Bank Sampah masing-masing desa telah mulai mengumpulkan sampah daur ulang tersebut di Gudang Sementara yang telah Bintang Sejahtera NTB fasilitas melalui PT. HM Sampoerna Tbk. Setelah itu, Tim Bintang Sejatera akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan dalam menjalankan program Bank Sampah ini sampai mereka bisa melakukan transaksi secara mandiri.


Bagikan Yuk