Posted on 2018-11-08 | Oleh : Admin

Bintang Sejahtera, Lombok Utara – (23/9) Bintang Sejahtera NTB kembali bergerak menuju Kabupaten Lombok Utara guna melakukan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Daur Ulang di enam desa sekaligus. Kegiatan ini dihadiri oleh para penyintas dari masing-masing posko pengungsian. Agenda kegiatan sosialisasi ini terdiri dari penyampain materi, praktik pemilahan dan praktik penimbangan. Seperti biasa, kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh para penyintas. Masing-masing kegiatan terlaksana dengan memberikan semangat dan termotivasi di Desa Gondang, Gumantar, Malaka, Dangiang, Teluk nare dan Desa  Tanjung.

Sosialisasi ini dilaksanakan secara bersamaan di masing-masing desa. Dalam kegiatan ini para penyintas berkesempatan untuk menerima edukasi terkait pemilahan jenis sampah daur ulang yang bernilai ekonomis. Selain itu, kegiatan berupa pemilahan sampah organic dan penimbangan sampah daur ulang yang terpilah juga mereka dapatkan dari Tim Bintang Sejahtera.

Tim Bintang Sejahtera NTB terus bergerak untuk membangkitkan semangat penyintas di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Bintang Sejahtera NTB bekerjasama dengan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) mengadakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kabupaten Lombok Utara, Kegiatan ini merupakan agenda mingguan Bintang Sejahtera NTB untuk mengedukasi masyarakat.

Sebelumnya, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Dangiang, Kecamatan Khayangan dan di Desa Malaka, Kecamatan Pamenang. Puluhan peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka juga sangat tertarik untuk membentuk Unit Bank Sampah di Desa Dangiang. Setelah mengikuti sosialisasi ini mereka langsung termotivasi untuk mengumpulkan dan memilah sampah daur ulang di Posko Pengungsian. Bahkan para pesera yang telah terbiasa mengumpulkan sampah daur ulangnya tidak sabar untuk menjual sampahnya di Unit Bank Sampah Desa. Adanya sosialisasi ini mengedukasi mereka terkait pengumpulan, pemilihan dan penjualan sampah daur ulang sehingga adanya nilai ekonomi dari sampah yang dihasilkan. Tim Bintang Sejahtera NTB akan rutin melaksanakan kegiatan sosilisasi kepada para penyintas di desa-desa tersebut.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi dan pendampingan ini para penyintas mampu bangkit dan semakin semangat untuk menjaga lingkungan tempat tinggal mereka. Edukasi yang dilakukan oleh Bintang Sejahtera adalah mengatasi sampah daur ulang dari rumah tangga. Jika sampah rumah tangga sudah terpilah dengan baik, diyakini akan membantu mengurangi timbulan sampah.


Bagikan Yuk

Berita Terbaru


Masa Siaga Darurat Non Bencana COVID-19, Bintang Sejahtera Menerapkan ...

Menyapa Kembali Desa Hu'u dan Desa Jala di Kabupaten Dompu...

Bintang Sejahtera Lebarkan Sayap ke Manggarai, Nusa Tenggara Timur...

Bintang Sejahtera Jelajahi Pulau-pulau Timur Indonesia: Yuk Kelola Sam...

Bintang Sejahtera menyapa Pulau Sumbawa...

Peresmian The Gade Clean & Gold (Memilah Sampah Menabung Emas) di Batu...

Kunjungan Bapak Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koordinator Kemaritima...

Peresmian The Gade Clean and Gold Untuk Mensukseskan NTB Zero Waste 20...

Waste is actually left abandoned and unutilized RESOURCES (DR. Sometha...

Rencana Program Kerjasama Merubah Plastic Waste to Oil (BBM) dengan Te...

Silaturrahmi dan Halal bi Halal Bank Sampah se-Pulau Lombok...

Miniatur Masjid Dari Sampah Botol Plastik Bank Sampah Sutra KLU...

Semangat Zero Waste 2023 [ Bagian 1 ] Oleh Syawaludin. S.E....

Bintang Sejahtera NTB Kerjasama Dengan PT. STM Kembangkan Bank Sampah ...

Seminar Nasional & Lokakarya Sirkular Ekonomi Pengelolaan Sampah - Lom...

Kerjasama Dengan Bintang Sejahtera, PT. Pegadaian Syariah Area Ampenan...

Dukung NTB Zero Waste, Bintang Sejahtera NTB Fasilitasi Pembentukan As...

Merajut Kresek Bernilai Ekonomi Ratusan Ribu Rupiah...

Gubernur NTB Harapkan Tiap Desa Miliki Bank Sampah...

Resmikan Program Satu Desa Satu Pengolahan Sampah, Ummi Rohmi: Semua P...

Temu Pelaku Usaha Daur Ulang NTB Menuju NTB Zero Waste...

Penandatanganan MoU kerjasama program pengelolaan sampah berbasis kelu...

Bintang Sejahtera Kedatangan Puluhan ASN dan Akademisi Untuk Belajar U...

Bintang Sejahtera NTB Ikuti Workshop Innovative Waste Management...

Menjadi Narasumber di Hadapan SKPD, Syawaludin Sampaikan 5 Poin Penduk...